Type something and hit enter

author photo
Posted By On
Mengikuti konsep multiverse yang kini diusung serial ‘The Flash’, versi filmnya pun berpotensi menawarkan hal serupa, sebagaimana yang disinyalkan Ezra Miller selaku pemeran karakter titel.

Kemampuan The Flash untuk berlari super cepat hingga ia mampu memutar waktu tak jarang berujung menciptakan semesta baru, dengan kondisi lingkungan dan karakter yang bertolak belakang dari semesta sebelumnya. Inilah sebabnya kisah The Flash selalu memperlihatkan beberapa semesta berbeda dan membuat segalanya jadi makin menarik dan kompleks. Mengikuti konsep multiverse yang kini diusung serial The Flash, versi filmnya pun berpotensi menawarkan hal serupa, sebagaimana yang disinyalkan Ezra Miller selaku pemeran karakter titel.

Saat diwawancarai sebuah media, Miller menyebut saat ini tim kreatif sedang mendiskusikan sebuah universe baru, yang tak hanya menyangkut DC Multiverse, tetapi juga Speedster Multiverse. Miller menambahkan, semua universe ini akan dihubungkan oleh para speedster, seperti The Flash misalnya. Lebih detail lagi, Miller menjelaskan,”Marvel itu terdiri dari satu universe, bukan? Itu adalah dunia yang berisi karakter sama di dalamnya. (Sedangkan) DC adalah multiverse yang berisi cerita berbeda dengan kehidupan berbeda, karakter berbeda dan versi karakter yang berbeda-beda pula. Para speedster inilah yang nantinya menghubungkan semua universe berbeda.”

Sayangnya, Miler belum menjelaskan lebih spesifik bagaimana konsep multiverse ini diimplementasikan di DC Extended Universe. Yang jelas, ada kemungkinan multiverse ini menjadi cara bagi Warner Bros. untuk membuat film dengan karakter sama namun dengan aktor berbeda. Hasilnya bisa kita lihat dengan hadirnya film Joker dengan pemeran Joaquin Phoenix, di saat studio sudah punya Jared Leto sebagai Joker versi Suicide Squad.

Untuk sementara The Flash belum mendapatkan tanggal rilis baru, usai beberapa kali sempat ditunda karena mengalami pergantian sutradara. Kini The Flash digarap duo sutradara John Francis Daley dan Jonathan Goldstein, yang dikenal lewat film komedi thriller Game Night. Miller pun mengisyaratkan penundaan ini akan terbayar manis, karena saat ini tim fokus untuk membuat The Flash jadi salah satu film superhero terbaik, yang di sisi lain juga memuaskan bagi fans.