Type something and hit enter

Posted By On
Di tengah performa menggembirakan ‘Aquaman’, sutradara James Wan yang dinilai sebagai sosok sentral di balik kualitas membanggakan film baru DC akhirnya buka suara.

Meneruskan tren positif yang dimulai Wonder Woman, Aquaman sukses menjadi hits terbaru dari DC Extended Universe. Disamping respon positif yang berasal dari kritikus maupun audiens, film superhero bawah laut yang digarap James Wan juga tampil perkasa di box office. Terlebih dengan pendapatannya yang telah mencapai $1,07 miliar per 25 Januari 2019, Aquaman pun diprediksi segera mengalahkan The Dark Knight Rises ($1,08 miliar) sebagai film adaptasi komik DC terlaris. Di tengah performa menggembirakan ini, Wan - yang dinilai sebagai sosok sentral di balik kualitas membanggakan Aquaman - akhirnya buka suara lewat Twitter.

“Selama bertahun-tahun Aquaman telah menjadi bahan tertawaan yang berhubungan dengan kostum orange. (Kini berkat kesuksesan filmnya) tak ada yang menertawainya lagi. Dan akhir pekan ini, kala King of Atlantis menaklukkan Dark Knight of Gotham City, orange akan menjadi hitam yang baru untuk Warner Bros.,”ujar Wan, dimana ia membuat referensi yang merujuk pada serial populer Orange is the New Black.

Mengacu pada pernyataan Wan, boleh dibilang Aquaman akan menjadi superhero andalan baru yang dimiliki Warner Bros., setelah sekian lama studio ini selalu bergantung pada Batman. “Regenerasi” ini tentu saja berdampak positif bagi semesta DC, agar kedepannya film-film DC semakin bervariasi dan tak melulu soal Batman.

Kini menyusul hasil memuaskan Aquaman, Deadline mengabarkan studio sudah mulai berupaya menggandeng Wan untuk kembali terlibat di sekuelnya. Rencananya studio ingin Wan memantau pengembangan Aquaman 2, termasuk dalam pemilihan penulis. Lalu berikutnya ia akan ambil keputusan apakah akan menjadi sutradara lagi usai melihat kualitas skripnya.

Meskipun belum tentu kembali sebagai sutradara, Wan diyakini takkan berpaling begitu saja dari franchise Aquaman. Pasalnya, ia disebut sangat antusias dengan aspek pembuatan dunia Aquaman, dan menariknya, Wan melihat lautan dalam sebagai setting fantasi - yang secara sinematis - bisa dibandingkan dengan Middle-Earth, galaksi Jedi hingga dunia penyihir Harry Potter. Jika visi Wan memang seambisius itu, artinya masih ada banyak area samudera dan kerajaan bawah laut yang bisa dieksplor Wan untuk Aquaman 2.